Konversi Uang Gujarat Dulu Berasal Dari Dubai Uae Dan Inggris 103 Masjid Dibangun Dalam Lima Tahun
Gujarat

Konversi Uang Gujarat Dulu Berasal Dari Dubai Uae Dan Inggris 103 Masjid Dibangun Dalam Lima Tahun

Meja Berita, Amar Ujala, Vadodara

Diterbitkan oleh: Pranjul Srivastava
Diperbarui Sab, 28 Ags 2021 10:07 IS

Ringkasan

Polisi Gujarat telah menangkap dua orang dalam kasus ini. Keduanya milik Jammu dan Kashmir. Menurut polisi, ada juga dana terpisah untuk protes terhadap pemerintah.

mendengar berita

Polisi telah menangkap dua tersangka sehubungan dengan menjalankan raket konversi di Gujarat. Selama interogasi, terungkap bahwa kedua terdakwa telah mengumpulkan Rs 60 crore melalui hawala untuk konversi. Dari jumlah ini, Rs 19 crore berasal dari Inggris, UEA, AS melalui Dubai. Komisaris Polisi Vadodara Shamsher Singh mengatakan bahwa bersama dengan konversi, 103 masjid juga telah dibangun di lima negara bagian dengan uang ini.

Ada juga dana untuk protes anti-pemerintah
Terdakwa yang ditangkap berasal dari Jammu dan Kashmir. Polisi mengatakan bahwa dana hawala juga digunakan untuk memprotes pemerintah. Untuk ini juga crores rupee digunakan untuk mencapai India melalui Dubai dalam bentuk sumbangan.

Pengadilan Tinggi tidak tentang amandemen
Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Gujarat telah menolak permohonan pemerintah negara bagian untuk mencabut penangguhan Pasal 5 undang-undang anti-konversi yang baru. Di bawah Bagian 5 dari RUU Kebebasan Beragama (Amandemen), 2021, para imam harus mendapatkan izin dari Hakim Distrik untuk mengubah seseorang dari satu agama ke agama lain. Selain itu, mereka yang telah berpindah agama, mereka juga harus memberi tahu Hakim Distrik dalam formulir yang ditentukan.

Hukuman hingga 5 tahun untuk konversi paksa
Di Gujarat, undang-undang baru ini mulai berlaku pada 15 Juni. Berdasarkan ketentuan tersebut, ada ketentuan penjara selama lima tahun dan denda maksimum Rp 5 juta. Itu dibawa dengan mengamandemen Undang-Undang Kebebasan Beragama, 2003. Dalam undang-undang ini, pemerintah telah membuat ketentuan penjara hingga 7 tahun dan denda hingga Rs 3 lakh jika korban masih di bawah umur. Bersamaan dengan itu, ada ketentuan pidana penjara minimal 7 tahun bagi kejahatan terhadap perempuan yang tergolong Kasta Terdaftar dan Suku Terdaftar.

Ekspansi

Polisi telah menangkap dua tersangka sehubungan dengan menjalankan raket konversi di Gujarat. Selama interogasi, terungkap bahwa kedua terdakwa telah mengumpulkan Rs 60 crore melalui hawala untuk konversi. Dari jumlah ini, Rs 19 crore berasal dari Inggris, UEA, AS melalui Dubai. Komisaris Polisi Vadodara Shamsher Singh mengatakan bahwa bersama dengan konversi, 103 masjid juga telah dibangun di lima negara bagian dengan uang ini.

Ada juga dana untuk protes anti-pemerintah

Terdakwa yang ditangkap berasal dari Jammu dan Kashmir. Polisi mengatakan bahwa dana hawala juga digunakan untuk memprotes pemerintah. Untuk ini juga crores rupee digunakan untuk mencapai India melalui Dubai dalam bentuk sumbangan.

Pengadilan Tinggi tidak tentang amandemen

Sebelumnya, Pengadilan Tinggi Gujarat telah menolak permohonan pemerintah negara bagian untuk mencabut penangguhan Pasal 5 undang-undang anti-konversi yang baru. Di bawah Bagian 5 dari RUU Kebebasan Beragama (Amandemen), 2021, para imam harus mendapatkan izin dari Hakim Distrik untuk mengubah seseorang dari satu agama ke agama lain. Selain itu, mereka yang telah berpindah agama, mereka juga harus memberi tahu Hakim Distrik dalam formulir yang ditentukan.

Hukuman hingga 5 tahun untuk konversi paksa

Di Gujarat, undang-undang baru ini mulai berlaku pada 15 Juni. Berdasarkan ketentuan tersebut, ada ketentuan penjara selama lima tahun dan denda maksimum Rp 5 juta. Itu dibawa dengan mengamandemen Undang-Undang Kebebasan Beragama, 2003. Dalam undang-undang ini, pemerintah telah membuat ketentuan penjara hingga 7 tahun dan denda hingga Rs 3 lakh jika korban masih di bawah umur. Bersamaan dengan itu, ada ketentuan pidana penjara minimal 7 tahun bagi kejahatan terhadap perempuan yang tergolong Kasta Terdaftar dan Suku Terdaftar.


Posted By : togel hongkonģ hari ini 2021