Gujarat: Panglima Angkatan Darat Manoj Mukund Naravane Mengatakan Mengingat Sengketa Perbatasan Dengan Dua Negara Tetangga, Pengembangan Kemampuan Pertahanan Menjadi Kebutuhan Nasional
Gujarat

Gujarat: Panglima Angkatan Darat Manoj Mukund Naravane Mengatakan Mengingat Sengketa Perbatasan Dengan Dua Negara Tetangga, Pengembangan Kemampuan Pertahanan Menjadi Kebutuhan Nasional

Agensi, Gandhinagar

Diterbitkan oleh: Kuldeep Singh |
Diperbarui Rab, 10 Nov 2021 01:43 WIB

Ringkasan

Menyambut acara penandatanganan MoU antara National Defense University (RRU) dan Bhaskaracharya National Institute of Space Applications and Geo-informatics (BISAG-N) di Gandhinagar, Naravane mengatakan, Selain pengajaran, pemahaman operasional juga harus ditingkatkan.

Panglima Angkatan Darat Manoj Mukund Narwane
– Foto : ANI

mendengar berita

Panglima Angkatan Darat Jenderal Manoj Mukund Naravane pada hari Selasa mengatakan, “Setelah sengketa perbatasan dengan dua negara tetangga, pengembangan kemampuan pertahanan negara telah menjadi kebutuhan nasional.” Disruptive technology dengan cepat mengubah karakter dunia modern.

Ketergantungan asing harus dikurangi dengan mempromosikan teknologi asli
Menyambut acara penandatanganan MoU antara National Defense University (RRU) dan Bhaskaracharya National Institute of Space Applications and Geo-informatics (BISAG-N) di Gandhinagar, Naravane mengatakan, Selain pengajaran, pemahaman operasional juga harus ditingkatkan.

Ketergantungan pada teknologi maju dari negara lain menciptakan banyak kesulitan di masa perang atau konflik. Dalam situasi seperti itu, kemitraan antara Angkatan Darat India dan BISAG-N sekarang akan membantu dalam menemukan solusi lokal untuk krisis ini. Inti dari kesepakatan ini adalah konsep India yang mandiri. Ini akan membuka jalan bagi ‘fusi sipil-militer’ yang lebih besar dalam pengembangan kemampuan pertahanan.

Angkatan Laut mendapatkan kapal selam Scorpene keempat Vela
Angkatan Laut menyerahkan kapal selam Scorpene keempat ‘Vela’ di bawah Project-75 pada hari Selasa. Enam kapal selam Scorpene akan dibangun dalam proyek ini. Kapal selam ini sedang dibangun oleh Mumbai Mazgaon Dock Shipbuilders Limited bekerja sama dengan French Naval Group.

Kapal selam bernama Vela itu mendarat pada 6 Mei 2019 meskipun ada pembatasan Corona dan menjalani segala macam uji coba laut termasuk senjata dan sensor. Tiga kapal selam telah dilantik ke Angkatan Laut.

Ekspansi

Panglima Angkatan Darat Jenderal Manoj Mukund Naravane pada hari Selasa mengatakan, “Setelah sengketa perbatasan dengan dua negara tetangga, pengembangan kemampuan pertahanan negara telah menjadi kebutuhan nasional.” Disruptive technology dengan cepat mengubah karakter dunia modern.

Ketergantungan asing harus dikurangi dengan mempromosikan teknologi asli

Menyambut acara penandatanganan MoU antara National Defense University (RRU) dan Bhaskaracharya National Institute of Space Applications and Geo-informatics (BISAG-N) di Gandhinagar, Naravane mengatakan, Selain pengajaran, pemahaman operasional juga harus ditingkatkan.

Ketergantungan pada teknologi maju dari negara lain menciptakan banyak kesulitan di masa perang atau konflik. Dalam situasi seperti itu, kemitraan antara Angkatan Darat India dan BISAG-N sekarang akan membantu dalam menemukan solusi lokal untuk krisis ini. Inti dari kesepakatan ini adalah konsep India yang mandiri. Ini akan membuka jalan bagi ‘fusi sipil-militer’ yang lebih besar dalam pengembangan kemampuan pertahanan.

Angkatan Laut mendapatkan kapal selam Scorpene keempat Vela

Angkatan Laut menyerahkan kapal selam Scorpene keempat ‘Vela’ di bawah Project-75 pada hari Selasa. Enam kapal selam Scorpene akan dibangun dalam proyek ini. Kapal selam ini sedang dibangun oleh Mumbai Mazgaon Dock Shipbuilders Limited bekerja sama dengan French Naval Group.

Kapal selam bernama Vela itu mendarat pada 6 Mei 2019 meskipun ada pembatasan Corona dan menjalani segala macam uji coba laut termasuk senjata dan sensor. Tiga kapal selam telah dilantik ke Angkatan Laut.

Posted By : togel hongkonģ hari ini 2021